MotoGP Demi Kuasai Motor Ducati, Lorenzo Perbanyak Latihan Fisik

MotoGP: Demi Kuasai Motor Ducati, Lorenzo Perbanyak Latihan Fisik

Bola International Otomotif

Boladw88.com – MotoGP: Demi Kuasai Motor Ducati, Lorenzo Perbanyak Latihan Fisik . Sudah bukan rahasia lagi jika Ducati Desmosedici menjadi motor yang begitu sulit dikendalikan para pembalap MotoGP. Hanya ada beberapa pembalap yang mampu memaksimalkan kekuatan Ducati saat balapan.

MotoGP: Demi Kuasai Motor Ducati, Lorenzo Perbanyak Latihan Fisik . Bahkan, Valentino Rossi yang disebut sangat berpengalaman pun gagal menguasainya saat ia memperkuat Ducati pada MotoGP 2011 dan 2012. Kini, giliran Jorge Lorenzo yang menghadapi permasalahan sama seperti The Doctor.

Sejak musim 2017, Lorenzo tak kunjung bisa memaksimalkan kekuatan Ducati. Musim lalu, pembalap asal Spanyol itu tak pernah merebut podium juara. Hanya dua kali podium ketiga dan satu kali runner-up yang bisa dibanggakan pembalap berusia 30 tahun itu.

Bahkan, di MotoGP 2018 pun tak ada tanda-tanda Lorenzo sudah memahami karakter motor Ducati. Buktinya, balapan MotoGP Qatar di Sirkuit Losail harus diakhiri Lorenzo tanpa menyentuh garis finis usai terjatuh di lap ke-12.

“Saya selalu berupaya menjaga kondisi fisik saya. Ducati adalah motor yang sangat menuntut fisik dan saya harus banyak berlatih. Saya berlatih lebih keras dari sebelumnya karena saya memiliki motivasi di dalam diri saya. Ducati sangat kencang dalam akselerasi, jadi Anda butuh otot lebih kuat,” tutur Lorenzo, dilansir Tuttomotoriweb.

Sejatinya, banyak yang menganggap kepindahan Lorenzo dari Yamaha ke Ducati sebagai sebuah perjudian besar. Padahal, Yamaha adalah tim yang membawa Lorenzo menjadi juara dunia MotoGP 2010, 2012, dan 2015.

Selain karena upah yang besar, ada laporan yang menyebut permasalahan dengan Rossi menjadi salah satu alasan kepindahan Lorenzo. Namun, menurutnya sesuatu yang menjadi alasan utama kepergiannya ke Ducati adalah motivasi.

“Setelah 8-9 tahun di Yamaha itu menjadi sedikit kebiasaan dan transisi ke Ducati membantu saya menemukan motivasi baru untuk membuktikan pada diri sendiri bahwa saya juga bisa menang dengan motor lain. Saya butuh sesuatu yang baru,” Lorenzo menjelaskan.

Statistik Lorenzo di Setiap Musim

2008: 17 balapan, 1 menang, 6 podium, 4 pole, 1 fastest lap, 190 poin

2009: 17 balapan, 4 menang, 12 podium, 5 pole, 4 fastest lap, 261 poin

2010: 18 balapan, 9 menang, 16 podium, 7 pole, 4 fastest lap, 383 poin

2011: 15 balapan, 3 menang, 10 podium, 2 pole, 2 fastest lap, 260 poin

2012: 18 balapan, 6 menang, 16 podium, 7 pole, 5 fastest lap, 350 poin

2013: 17 balapan, 8 menang, 14 podium, 4 pole, 2 fastest lap, 330 poin

2014: 18 balapan, 2 menang, 11 podium, 1 pole, 2 fastest lap, 263 poin

2015: 18 balapan, 7 menang, 12 podium, 5 pole, 6 fastest lap, 330 poin

2016: 18 balapan, 4 menang, 10 podium, 4 pole, 2 fastest lap, 233 poin

2017: 18 balapan, 0 menang, 3 podium, 0 pole, 0 fastest lap, 137 poin

2018: 1 balapan, 0 menang, 0 podium, 0 pole, 0 fastest lap, 0 poin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *